Naruto VS Sasuke,who is the strongest?

Amanah Terjaga Meski Jiwa Terancam

Posted by : esprit_de_muslim
Ketika Allah Swt memerintahkan Rasulullah Saw untuk berdakwah secara terang-terangan, maka Rasulullah serta orang orang yang beriman berhamburan keluar dari sudut sudut ruang tersembunyi untuk menyampaikan risalah dakwah kepada masyarakat Makkah secara terbuka. Rasulullah saw, kemudian berkhotbah mengumpulkan masyarakat Makkah menyampaikan berita tentang agama yang dirisalhkan Allah kepadanya, yakni agama Islam. Menyerukan agar menyembah hanya kepada satu Tuhan saja yaitu Allah Swt, meninggalkan berhala atau dewa2 yang terbuat dari kayu dan batu yang tidak lain buatan mereka sendiri.
Khutbah Rasulullah saw, ditentang oleh para kafir Quraiys. Terlebih oleh pamannya sendiri yaitu Abu Jahal. Sejak itu dakwah Rasulullah mendapat tantangan demi tantangan, intimidasi terhadap kaum mukminin semakin membuat resah Rasulullah serta para sahabatnya. Ketika suasana Makkah semakin tak kondusif, Allah Swt, menguji Rasulullah dengan meninggalnya istrinya Siti Khadijah dan pamannya Abu Tholib. maka hilanglah perlindungan atas diri Rasulullah Saw. Keadaan ini sangat dimanfaatkan oleh kaum kafir Quraiys, mereka semakin berani dan beringas memusuhi dan memerangi serta menghadang gerak dakwah Rasulullah serta para sahabatnya.
Dirasa dakwah sulit diterima, serta jiwa sangat terancam, maka Rasulullah memutuskan Hijrah ke Yatsrib ( Madinah ), Para Kaum Kafir Quraiys berupaya dengan berbagai cara untuk mencegahnya. maka mereka kaum Kafir QUraisy mengadakan pertemuan di Darun Nadwah ( Aula Pertemuan ) untuk membicarakan masalah hijrah yang telah dimulai oleh para sahabat Muhammad SAW.
Tokoh tokoh Quraisy yang hadir dalam pertemuan di Darun Nadwah diantaranya : Abu Sufyan Shakhr bin Harb, Abu Jahl Amru bin Hisyam, Utbah bin Rabi’ah bin Abdi Syams, Umayah bin Khalaf al-Jumahi, Jubair bin Muth’im bin Adiy, Abu al-Bukhturi bin Hisyam, An-Nadhr bin al-Harits, Hakim bin Hizam, Zam’ah bin al-Aswad, Nabih dan Munabbih ( dua putra al-Hajjaj ), dan para pemimpin Quraisy lainnya, juga dihadiri oleh utusan utusan dari kabilah kabilah lainnya.
Ketika musyawarah berlangsung dalam suasana yang panas karena mempertahankan pendapat2nya, lalu terdengar suara setan dalam bentuk seorang Syaikh dari Najd danberkata kepada semua yang hadir dalam Musyawarah itu ;”Para Hadirin, perkenankan aku mengajak kalian semua agar membicarakan hal ini dengan kepala dingin dan logis. Kalian semua adalah pemimpin Quraisy yang menjadi pusat perhatian bangsa arab. JIka kalian bersepakat pada satu hal, tidak akan ada seorangpun di Jazirah arab ini yang akan menetang kalian. Namun jika kalian gagal mencapai suatu kesepakatan, maka tidak akan ada seorang arab pun yang akan setia dan mematuhi suatu kesepakatan pun setelah hari ini, Oleh karena itu pergunakan akal kalian dengan baik, ambillah satu kesepakatan dengan tepat dan tidak dapat diganggu gugat. Dengan hal itulah kalian akan tetap solid dan dapat menjaga kedudukan kalian.”
Senin, 07 Mei 2012

0 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.

.........

........

......

Copyright © 2012 Edho-san | Naruto Vs Sasuke V2 Theme | Designed by Johanes DJ